Minggu, 19 Mei 2019

Aku melihat budak-budak menunggang kuda dan pembesar-pembesar berjalan kaki seperti budak-budak. [Pengkhotbah 10:7]


Pelunjak biasanya merampas kedudukan tertinggi, sedangkan mereka yang betul-betul agung berlalu di luar mata orang. Inilah teka-teki pemeliharaan, yang jawabannya suatu hari akan menyenangkan hati orang benar; tetapi hal ini umum terjadi, sehingga kita tidak boleh menggerutu bila hal demikian menimpa kita. Ketika Tuhan kita berjalan di atas bumi, meskipun Dia adalah Raja di atas segala raja di bumi, Ia berjalan melewati tapak jerih lelah dan pelayanan sebagai Pelayan segala pelayan, apa herannya jika para pengikut-Nya, yang hanyalah penguasa dalam daging, juga dipandang hina sebagai orang-orang rendahan dan menjijikkan? Dunia ini terjungkir balik, karena itulah yang terdahulu menjadi terakhir dan yang terakhir menjadi terdahulu. Lihatlah bagaimana anak-anak Iblis merajalela di dunia! Betapa sombongnya mereka! Lihatlah mereka mengangkat tinggi terompet mereka! Haman di hadapan raja, sedangkan Mordekhai duduk di gerbang; Daud mengembara di pegunungan sedangkan Saul berkuasa atas negaranya; Elia mengeluh dalam gua sedangkan Izebel berkoar di istana; tetapi siapakah yang ingin bertukar posisi dengan para pemberontak angkuh ini? dan di sisi lain, siapa yang tidak iri akan orang suci yang dilecehkan? Ketika roda berputar, mereka yang di paling bawah akan naik, dan yang paling tinggi turun. Sabarlah, hai orang percaya, kekekalan akan membenarkan segala kesalahan dalam waktu.

Janganlah kita jatuh ke dalam kesalahan dalam hal membiarkan nafsu dan keinginan daging kita mengendarai kendaraan dalam kemenangan, sedangkan tindakan kita yang lebih terhormat berjalan kaki dalam debu. Kasih karunia harus berkuasa layaknya raja, dan menjadikan tubuh alat-alat kebenaran. Roh Kudus suka dengan keteraturan, dan demikianlah Dia mengatur kekuatan dan organ-organ berdasarkan posisinya dan tempatnya masing-masing, memberikan ruangan yang paling terhormat untuk organ-organ rohani yang menghubungkan kita dengan Sang Raja Agung; janganlah kita mengganggu pengaturan ilahi itu, tetapi mintalah anugerah supaya kita bisa mengatasi dan menundukkan daging kita. Kita tidak diciptabarukan untuk membiarkan nafsu mengendalikan kita, tetapi supaya kita, sebagai raja, bisa memerintah dalam Kristus Yesus ketiga kerajaan: jiwa, roh, dan tubuh, untuk kemuliaan Allah Bapa.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.