Rabu, 11 September 2019

Pisahkanlah dirimu dari mereka. [2 Korintus 6:17]


Orang Kristen, walaupun di dalam dunia, bukan dari dunia. Dia harus dapat dibedakan berdasarkan tujuan utama dalam hidupnya. Bagi dia, “hidup” adalah “Kristus” [Filipi 1:21]. Baik dia makan, minum, atau apapun juga yang dia lakukan, haruslah dilakukan semuanya bagi kemuliaan Allah [1 Kor 10:31]. Engkau boleh saja menimbun harta; tapi kumpulkanlah harta di sorga, di mana ngengat dan karat tidak merusakkannya, dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya [Mat 6:20]. Engkau boleh berusaha untuk menjadi kaya; tapi ambisi itu adalah untuk menjadi “kaya dalam iman,” dan perbuatan baik. Engkau boleh mempunyai kesenangan; tapi waktu engkau bersenang-senang, nyanyikanlah mazmur dan pujian-pujian dalam hatimu kepada Tuhan. Di dalam rohmu, dan jua tujuanmu, engkau haruslah berbeda dari dunia ini. Dengan rendah hati menanti di hadapan Allah, selalu sadar akan hadirat-Nya, bersukacita dalam hubungan yang erat dengan Dia, dan mencari kehendak-Nya, engkau akan terbukti sebagai warganegara sorgawi. Dan engkau harus terpisah dari dunia dalam hal tindakanmu. Jikalau sesuatu benar, meskipun engkau menjadi rugi, haruslah itu dilakukan; jikalau itu salah, meskipun engkau mendapat untung, engkau harus menolak dosa tersebut demi Tuanmu. Engkau tidak boleh bersekutu dengan perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuah, melainkan harus menegur mereka. Berjalanlah sesuai dengan panggilan dan martabatmu yang tinggi. Ingatlah, hai orang Kristen, bahwa engkau seorang anak dari Raja segala raja. Karena itu, jagalah dirimu tidak terkena noda dunia ini. Jangan mengotori jari-jemari yang akan segera memetik senar sorgawi; jangan biarkan mata menjadi jendela nafsu kedagingan yang padahal akan melihat sang Raja dalam keindahan-Nya — jangan biarkan kaki kita dicemarkan dalam tempat-tempat berlumpur, yang padahal segera berjalan dalam jalan-jalan keemasan — jangan biarkan hati kita dipenuhi dengan kesombongan dan kepahitan yang tidak lama lagi akan dipenuhi dengan surga, dan meluap dengan sukacita yang luar biasa.

    Maka bangunlah jiwaku! dan membumbung jauh,
    Di atas kerumunan yang tidak berhikmat;
    Di atas kesenangan orang-orang bebal,
    Dan keagungan orang-orang sombong,
    Di atas di mana keindahan abadi bermekaran,
    Dan semua kesenangannya ilahi,
    Di mana kekayaan, tidak akan pernah habis,
    Dan kemuliaan tidak henti-hentinya bersinar.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.