Kamis, 11 Oktober 2018

Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di sorga. [Ratapan 3:41]


Berdoa mendidik kita akan ketidaklayakan kita, suatu pelajaran yang tidak menyenangkan, tetapi bermanfaat untuk makhluk sombong seperti kita. Apabila Allah memberikan kebaikan tanpa mengharuskan kita berdoa untuknya, kita tidak akan pernah mengerti betapa miskinnya kita, tetapi sebuah doa yang benar adalah sebuah inventaris keinginan, sebuah katalog kebutuhan, sebuah pengungkapan kemiskinan yang terselubung. Doa adalah pengajuan atas kekayaan surgawi sekaligus pengakuan kekosongan manusia. Keadaan yang paling sehat bagi seorang Kristen adalah diri yang selalu kosong dan terus-menerus bergantung kepada Tuhan untuk perbekalannya; untuk selalu miskin dalam diri dan kaya dalam Yesus; sendirinya lemah seperti air, tetapi melalui Allah kuat untuk melakukan perbuatan yang luar biasa; maka itulah guna doa, sebab selagi doa memuja Allah, doa meletakkan ciptaan ke tempat di mana dia seharusnya berada, yaitu di dalam debu. Doa itu sendiri, terlepas dari jawaban yang diberikannya, adalah keuntungan yang besar bagi orang Kristen. Seperti pelari memperoleh kekuatan berlomba dengan berlatih setiap hari, begitu pula demi lomba kehidupan yang akbar ini, kita memperoleh energi dari upaya kudus untuk berdoa. Doa menumbuhkan bulu pada sayap anak garuda Allah, supaya mereka bisa belajar untuk naik ke atas awan-awan. Doa mempererat ikat pinggang para tentara Allah, dan mengirim mereka ke dalam peperangan dengan urat yang kokoh dan otot yang kencang. Seorang pemohon yang tekun keluar dari kamarnya sementara matahari muncul dari bilik timur, bergembira seperti seorang olahragawan yang siap bertanding. Doa adalah tangan Musa yang terangkat yang menghancurkan bani Amalek melebihi pedang Yosua; panah yang ditembakkan dari bilik nabi yang mengantar kekalahan bangsa Aram. Doa menyandangkan kekuatan ilahi pada kelemahan manusia, membalikkan kebodohan manusia menjadi hikmat surgawi, dan memberikan kedamaian Allah pada manusia yang galau. Kita tidak tahu apa yang tak dapat dilakukan doa! Kami bersyukur, Allah yang hebat, atas tutup pendamaian, sebuah bukti akan kasih kebaikan-Mu yang menakjubkan. Bantulah kami untuk menggunakannya dengan benar sepanjang hari ini!

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.