Selasa, 14 November 2017

Aku akan melenyapkan mereka yang menyembah dan bersumpah setia pada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom. [Zefanya 1:5] [1]


Orang-orang seperti ini berpikir bahwa mereka aman karena mereka berpihak pada keduanya; mereka berjalan mengikut TUHAN, dan pada saat yang sama sujud kepada Dewa Milkom. Akan tetapi, Allah jijik pada orang bermuka dua, dan jiwa-Nya membenci orang munafik. Seorang pemuja berhala yang jelas-jelas memberikan dirinya kepada allah palsunya, dosanya lebih sedikit satu daripada seorang yang membawa persembahan yang cemar dan menjijikkan ke Bait Tuhan, sambil hatinya melekat pada dunia dan dosa-dosa yang ada di dalamnya. Memegang kelinci buruan sambil berlari bersama anjing pemburu [2], adalah haluan seorang pengecut. Dalam kehidupan sehari-hari, orang yang mendua hati dipandang rendah, namun dalam agama dia memuakkan sampai ke tingkat terakhir. Hukuman yang disebutkan dalam ayat ini sungguh mengerikan, tetapi memang pantas; sebab bagaimana mungkin keadilan ilahi menyayangkan orang berdosa, yang mengetahui apa yang benar, menyetujuinya, dan mengaku menganutnya, tetapi sementara itu terus mencintai kejahatan, dan membiarkan kejahatan menguasai hatinya?

Jiwaku, selidikilah dirimu pagi ini, dan lihat apakah engkau bersalah karena engkau bermuka dua. Engkau menyatakan diri sebagai pengikut Yesus — apakah engkau mengasihi-Nya? Apakah hatimu berada dengan Allah? Apakah engkau anggota keluarga Pak Tua Jujur [3], atau sanak keluarga Tuan Demi Keuntungan [4]? Sebuah nama yang deminya aku hidup tidak begitu bernilai, jika aku sendiri mati dalam pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa. Memijakkan satu kaki pada daratan kebenaran, dan kaki lainnya pada lautan kesesatan, akan menimbulkan kejatuhan yang ngeri dan kehancuran yang tuntas. Kristus merupakan segalanya atau tidak sama sekali. Allah mengisi seluruh alam semesta, maka tidak ada ruang untuk allah lain: maka jika Dia menguasai hatiku, tak ada lagi ruang bagi kuasa lain. Apakah aku bersandar hanya kepada Yesus yang disalibkan, dan hidup hanya bagi Dia? Apakah itulah hasratku? Apakah hatiku sudah ditetapkan untuk melakukannya? Jika ya, terpujilah kasih karunia-Nya yang perkasa, yang telah memimpinku kepada keselamatan; dan jika tidak, ya Tuhan, ampunilah pelanggaranku yang menyedihkan, dan bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu [Mazmur 86:11].

____________________
[1] Kutipan ayat ini gabungan dari ayat 4 dan 5.
[2] hold with the hare and run with the hounds (idiom): menentang suatu tindakan atau perilaku sambil ikut serta dalam tindakan atau perilaku tersebut; munafik
[3] Father Honest, tokoh dalam The Pilgrim's Progress, John Bunyan
[4] Mr. By-ends, tokoh dalam The Pilgrim's Progress, John Bunyan, yang beragama demi keuntungan pribadi

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.