Kamis, 19 Oktober 2017

Belum dewasa dalam Kristus. [1 Korintus 3:1]


Apakah engkau berduka, hai orang percaya, karena kehidupan rohanimu begitu lemah: karena imanmu begitu kecil, kasihmu begitu lemah? Teguhkan hatimu, karena engkau memiliki suatu alasan untuk bersyukur. Ingatlah bahwa dalam beberapa hal, engkau sama dengan orang Kristen yang teragung dan yang paling bertumbuh dewasa. Yaitu sama seperti dia, engkau telah ditebus dengan darah. Engkau juga seperti setiap orang percaya, adalah anak angkat Allah. Seorang bayi adalah betul-betul anak orang tuanya, begitu pula ketika ia sudah dewasa. Engkau sepenuhnya dibenarkan, karena pembenaranmu tidaklah memiliki tingkatan-tingkatan: iman kecilmu telah membuatmu bersih seluruhnya. Engkau memiliki hak atas hal-hal berharga dari perjanjian sebanyak yang dimiliki seorang percaya yang paling maju, karena hak atas rahmat-rahmat perjanjian bukan ditentukan oleh pertumbuhanmu, melainkan berdasarkan perjanjian itu sendiri; dan imanmu kepada Yesus bukanlah pengukurnya, melainkan merupakan tanda atas hak warisanmu dalam Dia. Engkau sama kayanya dengan orang yang paling kaya, bukan hanya dalam hal menikmatinya, tetapi juga dalam hal sungguh-sungguh memilikinya. Bintang yang terkecil ditaruh di langit; sinar yang teredup pun memiliki persamaan dengan sang surya pada siang hari. Dalam kartu keluarga kemuliaan, baik yang kerdil maupun yang agung dicatat dengan pena yang sama. Engkau disayang Bapa sama seperti yang terhebat dalam keluarga-Nya. Yesus sangat lembut terhadap dirimu. Engkau seperti sumbu yang pudar [Yesaya 42:3]; suatu roh yang kasar bakalan berkata, “padamkan sumbu yang berasap itu, kamar jadi bau menyengat!” tetapi Dia tidak akan memadamkan sumbu yang pudar. Engkau seperti buluh yang patah terkulai [Yesaya 42:3]; suatu tangan yang tidak selembut Pemusik Agung bakalan menginjak-injak atau membuangmu, tetapi Dia tidak akan memutuskan buluh yang patah terkulai. Daripada tertunduk memikirkan alasan-alasan penyebab kondisi dirimu, lebih baik engkau menang di dalam Kristus. Apakah aku sekedar orang kecil di antara Israel? Namun di dalam Kristus aku didudukkan bersama-sama dengan Dia di sorga [Efesus 2:6]. Apakah aku miskin di dalam iman? Tetap saja di dalam Yesus aku berhak menerima segala yang ada [Ibrani 1:2]. Meskipun “kebanggaanku hampa, kuakui sia-siaku,” [Yesaya 40:17] namun jika sebab perkaranya didapatkan padaku, aku akan bersorak-sorai dalam TUHAN, dan bermegah di dalam Allah keselamatanku.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.