Kamis, 7 Desember 2017

Apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah. [1 Korintus 1:28]


Berjalan-jalanlah di bawah sinar bulan, jika engkau berani, dan engkau akan melihat para pendosa. Berjaga-jagalah ketika malam gelap, dan angin bertiup, dan pencuri menggergaji pintu, dan saat itu engkau akan melihat para pendosa. Pergilah kepada penjara di sana, dan berjalanlah melewati ruang-ruangnya, dan lihatlah orang-orang dengan alis yang menggantung, orang-orang tidak ingin engkau temui di waktu malam, di sanalah para pendosa berada. Pergilah ke asrama khusus anak-anak nakal, dan perhatikanlah mereka yang telah melakukan kejahatan di bawah umur begitu merajalela, dan engkau akan melihat pendosa-pendosa di sana. Pergilah menyeberangi lautan ke tempat di mana orang menggerogoti tulang yang berbau daging manusia, dan ada seorang pendosa disana. Pergilah ke mana pun engkau mau, engkau tidak perlu menggeledah dunia untuk menemukan pendosa, karena mereka ada di mana-mana; engkau dapat menemukan pendosa dalam setiap gang dan setiap jalan setiap ibu kota, kota, desa, maupun dusun. Untuk yang seperti merekalah Yesus mati. Jika engkau memberikanku sampel terkotor umat manusia, asalkan dia lahir dari seorang wanita, aku memiliki harapan bagi dia, sebab Yesus Kristus datang untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang berdosa. Kasih yang memilih itu telah memilih beberapa dari yang terburuk untuk dijadikan yang terbaik. Kerikil-kerikil dari kali diubah oleh anugerah menjadi perhiasan mahkota. Sampah yang tidak berguna Ia ubah menjadi emas murni. Kasih yang menebus telah memisahkan banyak umat manusia yang terburuk untuk menjadi pahala bagi penderitaan Juruselamat. Kasih karunia yang mujarab telah memanggil banyak orang yang paling jahat di antara yang jahat untuk duduk di kursi anugerah, karena itu janganlah ada yang berputus asa.

Hai pembaca, demi cinta yang keluar dari mata Yesus yang berlinang, demi cinta yang mengalir dari luka-luka yang berdarah itu, demi cinta yang setia itu, cinta yang kuat itu, cinta yang murni, adil, dan tinggal tetap itu; demi hati dan lambung Juruselamat yang berbelas kasihan, kami meminta engkau untuk tidak memalingkan muka dari semua itu seolah-olah tidak ada artinya bagi engkau; melainkan percayalah kepada-Nya dan engkau akan diselamatkan. Percayakanlah jiwamu kepada-Nya dan Ia akan membawa engkau ke sebelah kanan Bapa dalam kemuliaan baka.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.